- Sound familiar? Ya, memang itu adalah tajuk sebuah acara yang mem-‘pleset’-kan (in a good way) pertunjukan broadway terkenal Phantom of The Opera. Itulah mengapa, aku antusias meminta Ella report di sini – (citra)
July 3rd, 2008.
Pulang kerja, setelah ganti baju, n touch up, aku dinner dulu dengan salah satu tvOne’s news presenter, Andrie Nugroho Djarot, terus kami berdua langsung meluncur ke Graha Bhakti Budaya – Taman Ismail Marzuki. Kami tiba di sana sekitar jam 19.15 WIB, acara The Phantom of Traditional Opera mulai pukul 20.00.
Kami duduk di barisan VIP yang tiketnya dijual seharga 75ribu rupiah. Kalau regular harganya 50ribu, dan mahasiswa harganya 30ribu rupiah.
Sebelum acara mulai, aku dikenalkan pada Pimpinan Produksi-nya yaitu Mbak Indriyani. Dia adalah manager dari Mahagenta, group yang memainkan The Phantom of Traditional Opera ini.

Sabtu, 10 Mei 2008, aku ke Gedung Cak Durasim lagi. Terakhir aku ke gedung itu ketika 