Pernahkah anda terbangun dari tidur lelap anda karena terpaan sinar mentari di wajah ? Ya, peristiwa itu tentu sering terjadi. Sinar matahari yg terik membuat kita terjaga dan buru-buru mandi dan bersiap karena telat masuk kantor. Tapi, pernahkah anda membangunkan matahari ?? Kesempatan yg cukup langka itu kualami di Pantai Sanur. Ternyata, matahari pun bisa kesiangan hehehe😛

Hari ketiga liburan kami di Bali dimulai dengan perjalanan 30 menit ke Pantai Sanur. Rencana semula kami akan berangkat jam 5 WITA, berarti jam 4 pagi, man!! Dengan padatnya acara di hari kedua lalu, tentu bisa anda tebak .. yup, kami kesiangan! Kami baru berangkat jam 5.30 WITA, sambil terkantuk-kantuk di bis.

Setiba di Sanur (sekitar pukul 6 WITA), tampak beberapa rombongan sudah mendahului kami. Semburat kuning di ufuk timur membuat hatiku kecut: Kami telat! Matahari sudah terbit😦

Yang lebih menyebalkan, saat itu bulatan matahari juga tidak terlihat. Pasti tertutup awan, pikirku. Memang saat itu sedikit mendung. Karena terlanjur di sana, kami pun memutuskan stay sebentar sambil foto-foto dan bergurau. Seorang teman malah secara bercanda bilang bahwa seharusnya kami tanya dulu hari ini mataharinya show atau tidak hehehe😛

Setengah jam kemudian, setelah puas foto-foto dengan hasil jelek karena cahaya yg kurang, koordinator kami mengajak balik. Untunglah kami ini terbiasa ‘nggelibet’ karena ternyata tak sampai lima menit kemudian, tiba-tiba si matahari muncul! Kami tentu saja surprise bercampur senang, akhirnya bisa juga lihat matahari Bali terbit hehehe. Tak ayal semua kamera langsung menyerbu sang matahari. Lucunya, kayaknya si matahari memang telat bangun, habis terbitnya bukan pelan-pelan gitu, tapi ngebut. Mungkin cuma sekitar dua menit sudah muncul bulat penuh😀

Oya, sebenarnya ada beberapa aktivitas air yg bisa dilakukan di Sanur, seperti main kano (kanooing), sea walker. Bermain air di Sanur tidak terlalu asik. Pasirnya sudah kotor. Selain itu, meski dangkal, dasar laut Sanur adalah karang-karang yg lumayan tajam sehingga kaki rawan terluka. Untuk main kano, bisa sewa dengan harga 10K IDR per jam. Biasanya mereka menyewakan di pantai yg dekat hotel Sanur Beach (CMIIW). Tadinya sih kami mau main kano, tapi dapat info dari teman bahwa Sanur sudah terkontaminasi E.Coli. Weekss… jadi ngeri deh.. jangan-jangan pulang pada mencret semua😦

Bisa juga coba sea walker, tapi ini termasuk mahal. Dengan harga 590K IDR (termasuk antar-jemput dari tempat inap) kita bisa berjalan-jalan di dasar laut selama 1 jam. Bukan diving, lho.. tapi jalan-jalan. Jadi pakai baju dan helm khusus mirip astronot gitu. Duuh, benernya pengen… tapi nggak ada teman yg mau aku ajak sea walker😦 Next time deh..