Finally!! Jadi juga aku masak fettucini. Tapi, karena terlalu lama di-pending banyak bahan yg sudah lenyap hehehe. Contohnya daging giling yg ternyata sudah dimasak berapa hari sebelumnya, atau keju kraft yg sudah masuk perut buat sarapan😛 But, Show must go on, meski meksa. Alhasil, jadilah Fettucini Carbondioksida ala Cicit ini😆

Kali ini aku tidak cukup punya nyali untuk masak sendirian😛 jadinya aku paksa mama untuk ikutan bikin. Buat mama, ini jg kali pertama bikin carbonara, kalau bolognaise sudah beberapa kali.

Bahan-bahan yg diperlukan sih standard: fettucini (jelaaaaasss lah), bawang putih, bawang bombay, susu cair, keju (jadinya aku pakai keju apel yg umurnya bertahun-tahun hasil ngrampok kulkas oma :P), kornet (pengganti daging giling), oregano, pala, dan garam.

What to do ?

Langkah pertama, tentu saja ngerebus fettucini. Ini mah ecek-ecek!😛 Cukup sediakan air dalam panci. Banyaknya air dikira-kira aja, yg penting semua batang fettucini bisa masuk ke air nantinya. Didihkan air itu, lalu sebarkan fettucini sehingga berdiri rata mengitari bibir panci. Nanti lama-lama fetucinninya lembek dan masuk sendiri ke air😀

Sambil nunggu fettucini aku motong bawang putih (+- 5 siung) dan bawang bombay. Setelah itu memarut keju. Ampun, deh… secara kejunya tuh udah uzur, kerasnyaaaa minta ampuuun!!😦

Fettucini yg sudah aldente ditiriskan oleh mama, biar tidak mblenyek katanya. Ok, deh, ma. Wajan anti-lengket pun kutumpangkan di atas kompor, dan .. mulailah kami membuat carbonara-wanna be😀 Dan beginilah gaya masak rebyek plus amburadul-nya Cicit & Mom:

  1. Tumis bawang putih dan bawang bombay sampai harum
  2. Masukkan kornet
  3. Tambahkan susu (aduh, suwer aku ga tahu ukurannya soalnya main tambah aja gitu), sebelumnya api dikecilkan dulu, kalau tidak susunya pecah.
  4. Tambahkan bubuk pala dan oregano, garam, merica, lalu aduk sampai merata.
  5. Tambahkan keju. Mama tuh yg tiba-tiba nambahin, padahal harusnya keju paling akhir masuk😛
  6. Setelah tercampur semua, masukkan fettucini. aduk-aduk sebentar, lalu tutup. Gunanya ditutup, kata mama, adalah agar susu + bumbu-bumbu tadi meresap ke dalam fettucini. Hmm.. ini sih teori mamak sendiri kayaknya, ya.. soalnya kalau aku lihat di tivi-tivi itu kok saosnya disiramkan ke fettucini-nya ya… tp mungkin mama benar jg, kalau yg seperti ini kan pasti tambah enak😀
  7. Ketika fettucini jadi empuk, besarkan api. Ini incase kalau saosnya masih encer, jadi untuk mengentalkan.
  8. Setelah kental, angkat dan siap disajikan😀

Well, hasilnya ?? Hehehe.. agak terlalu basah (mbletrek kalau bahasa rumahku😀 ) Mungkin karena susunya terlalu banyak, jadi tadi mengentalkan saosnya agak lama.

punyaku

Bandingkan dengan yg gambar yg aku dapat dr internet ini :

Jauh, ya …:-/ Makanya kunamai Fettucini Carbondioksida😆 Meski begitu… rasanya boleh diadu deh.. Sama sekali tidak mengecewakan😀 Apalagi buatku, yg notabene tidak bisa masak hehe😛 Next time mau buat lagi aaaaahhh..😀