Dreamland, pantai di kawasan Nusa Dua (CMIIW), Bali ini memang nggak ade matinye.Buat pecinta pantai (termasuk aku), Dreamland adalah salah satu objek yg tak bisa dilewatkan. Kalau menuruti kata hati, sih, aku tak keberatan seharian penuh berada di sini.

Sayangnya, karena saat itu pergi serombongan, aku tidak bisa egois, dan hanya “mampir” tiga jam di Dreamland. Lokasinya hanya sekitar 10-15 menit dari GWK. Atau kurang lebih 45-60 menit dari Kuta. Pantai ini disebut juga surga para surfer bukan tanpa alasan. Ombak di Dreamland jauh lebih besar daripada ombak di Kuta.

Pasirnya juga masih putih kekuningan. Mataharinya … sama-sama panas😆 Apalagi kami tiba di sana sekitar jam 1 siang. Duuh.. panasnya!! Tapi justru panasnya matahari ini menambah sensasi asik saat kita bermain air di Dreamland. Sengatan panas matahari itu sangat kontras dengan air laut yg dingin. Apalagi kalau ombak datang menerpa.. BRRR.. airnya sedingin es!

Saking besarnya ombak, kita tidak boleh bermain air terlalu ke tengah. Kecuali, kalau kita bawa surfboard atau bodyboard. Bodyboard itu semacam papan yg cuma setengah gitu, tidak bisa dinaiki seperti surfboard. Jadi bodyboarder menerjang ombak dengan tiduran di atas papan itu. Penduduk lokal menyewakan bodyboard sekitar 30K/jam. Mau nyoba sih… tapi kok takut hihihi😛

Tapi ombak Dreamland memang tidak mengecewakan, kok. Ia siap menghibur setiap orang yg ingin bermain denganya, meski hanya di tepi pantai. Baru sebentar main air, kami sudah basah kuyup. Aku bahkan sempat gulung kuming gara-gara diterjang ombak 2 kali berturut-turut, sementara teman-temanku cuma terawa-tawa dipikir aku cuma bercanda (Thanks a lot! :P) Anak kecil HARUS dijaga, jangan sampai bermain air sendiri. Bisa-bisa terseret ombak.

Kalau malas berbasah-basah ria, berjemur saja. Kalau tidak mau kulit gosong, bisa pinjam payung plus kursi pantai seharga 30K IDR per kursi. Hamparan pasir yg luas membangkitkan ide gila kami. Dan inilah karya masterpiece yg dibuat oleh 5 pematung sidring (gila-red) hehe😀

Hmm.. Dreamland memang tak terlupakan. Mau ah, ke sana lagi…😀