Eiitss… jangan ngeres dulu! Maksudnya nafsu photo-photo..😀

Yup, liburan akhir tahun kemarin aku dan office-mates ber-semi-backpack ke Bandung. Dibilang semi-backpack karena meskipun selama 3 hari 2 malam itu kita empet-empetan tidur di Wisma Pertamina yg notabene tak berbintang dan ke mana-mana naik angkot plus mersikil (alias mlampah), tapi teteup donk.. pp surabaya-bandungnya naik KA Turangga😀 Sudah dari jauh-jauh hari kami berencana untuk 3 hal di Bandung: shopping, eating & narsis-ing (maksudnya photo2 gitu..) Sayangnya, eating-nya rada gagal tuh. Tapi shopping-nya lumayan bikin dompet bolong lah.. apalagi photo2nya.. PUAZ!!

Gejala-gejala kenarsisan sudah tampak bahkan sebelum sampai Bandung. Sambil nunggu kereta datang, kami sudah mengeluarkan kamera. Jepret.. preeettt.. Dua kali aja lah.. save the narcisme for Bandung!! hehe

berangkat

Sampai di Bandung, kami hanya menitipkan barang di wisma dan (tanpa mandi!!) melanjutkan perjalanan. Karena masih pagi, kami ke Pasar Baru dulu. Sarapan dan sedikit belenji-belenji sebagai pemanasan. Setelah itu… baru deh ke main courseCihampelas! Di sana aku langsung tergiur dengan badan kekar yg menjulang tinggi di tepi jalan. Tanpa ragu dan malu, me and the girls pun segera mendekatinya untuk berpose.

superheroLook where my head laid on😆

Kalau sudah di Cihampelas, nanggung banget kalau tidak mampir Ci-Walk, sebuah mall yg kayaknya sih khusus didesain untuk memuaskan nafsu berfoto hehehe.. habis, tatanannya catchy banget, dan mengundang orang untuk berpose. So.. pastinya lah aku, dibantu teman2ku yg baik hati, berfoto ria di sana..

Esoknya, kami berasa back to the past saat tiba di Braga. Banyak bangunan2 kuno yg apik. Walau benernya, kalo boleh jujur, Surabaya jg ga kalah banyak dan apik bangunan kunonya. Hanya aja… mau photo2 di sana kok males, ya… puanasssnya itu lhoooo… X(

Setelah puas ber-oldies di Braga, kami kembali ke masa kini dengan mengunjungi Paris Van Java. Dibilang mengunjungi, karena benernya rada ga kolu kalau disuruh beli barang-barang di sini hehe. Jadinya, kita cuma ceklak-ceklik aja di sini. Asiknya lagi, sepertinya di Bandung minim larangan berfoto. Cuma di Braga Citywalk aja (bukan di jalannya) yg agak kurang bersahabat.  Kayak di PVJ ini, kami lumayan bebas merdeka foto2 di sana. Mulai dr di depan sebuah butik, di dalam mal, sampai di parkiran.

Di hari ketiga, which is our last day, kegiatan berfoto bermula di sebuah toko ice cream (bakalan aku review nantinya). Yang paling berkesan, menurutku, adalah sesi foto di dinding stasiun kereta. Awalnya kami mau ke Pasar Baru (naik angkot), tapi kami salah turun dan terpaksa jalan lumayan jauh. Untunglah, pas kami turun itu ada tembok2 penuh dengan mural/grafiti yg keren banget, jadi perjalanan itu tak sia-sia hehe

Yupe.. Bandung emang kaya sama objek foto. Ga perlu jauh-jauh deh. Penginapan kami pun cukup oke kok buat berpose😀

Yah, itulah sebagian dari kenarsisanku😀 Thanks to Jiewa, Sabat, Yu, dan Olin yg udah mau moto aku hehe😀

Next… plus-plus size model kayak aku (haaaallllaaaaahh!!) belanja di mana ya?? Bagaimana suka duka naik angkot di bandung ?? dan My must-buy items of Bandung. Tungguin yaaa..😀