SELAMAT ULTAH INDONESIAKU TERCINTA! muaaah… muaaah…

Maaf kalau terlambat… soalnya pas tgl 17 kemarin aku lagi di Tomohon, ada acara choir gitu. Nggak bawa laptop. Kalaupun bawa juga tetep nggak bisa posting… koneksi internet susah. Update FB aja cuma bisa di kamar penginepan :-S

Umur 65 untuk ukuran manusia sudah termasuk manula, sudah pensiun kerja, harus bikin KTP seumur hidup, masuk waterpark & PRJ (Pekan Raya Jakarta) gratis😛 Tapi untuk sebuah negara, semakin tua dia semakin besar dan maju. Kayaknya nggak ada ceritanya deh negara pensiun berkembang. Jadi kudunya, Indonesia juga WAJIB bertambah maju dan besar. Tapi nyatanya… sejak 1998, Indonesia yg mundur beberapa ratus langkah akibat terpaan krisis moneter, gonjang-ganjing keamanan, bom, teroris, sepertinya masih berjuang untuk merangkak -jika tidak mau dibilang jalan di tempat- kembali ke kondisi sebalum 1998. Jadi… boro2 mau maju dan berkembang.

Aku tidak ingin mulai mengeluh dan mengumpati pemerintah. Hanya ingin share saja. Tadi di pesawaat dari Manado ke Surabaya (wait.. Cicit ke Manado? IYAAA… tunggu deh postingannya :P) aku sempet baca2 majalah si maskapai penerbangan. Ada artikel yg menarik, judulnya “Kekuatan Visi”. Sayang, aku lupa nama penulisnya.

Artikel itu di awali dengan cerita 3 orang tukang bangunan. Ketika ditanya “Apa yg sedang kau kerjakan?” Tukang1 menjawab “Menyusun batu bata.”, Tukang2 “Membuat tembok”, Tukang3 “Membuat rumah yg indah (lengkap dengan detil rumah)”. Inti dari ilustrasi itu adalah untuk dapat bekerja dan memperoleh hasil kerja maksimal seseorang harus punya VISI. Lalu si penulis lanjut cerita tentang pengalaman pribadinya bertemu dengan seorang mahasiswi Korea (Selatan) sekitar tahun 96an (pokoknya sebelum krisis). Cewek itu tanya ke dia, “Kapan Indo jadi negara no.1 di dunia”. Si penulis gelagapan. Buat ngeles, dia justru tanya sama cewek itu, :Kalo Korea, kapan jadi negara no.1 di dunia?” Sicewek dengan PD-nya jawab, “2010”. Lalu, 1998, Korea juga terimbas krisis. Apa itu cuma mimpi?

Mungkin itu adalah mimpi pemimpin Korea, tapi ketika mimpi itu dibagikan pada dan di-AMIN-i oleh seluruh rakyat Korea, dia berubah menjadi sebuah visi: Korea jadi negara no.1 di dunia tahun 2010.

Memang, belum terealisasi sih… tapi mereka sudah mengarah ke sana. Kita2 yg di-Indo mungkin seperti ditampar saat beberapa tahun ini tiba2 Korea jadi booming. Gadget2nya sudah menyamai Jepang. Games2 yg lagi ngetrend sekarang jg bikinan Korea. Apalagi serbuan drama, film, musik, dan semua seni Korea. Apa2an ini ?!?!?! Jangan heran, donk.. Itulah kekuatan sebuah visi. Dengan bervisi yg sama, rakyat Korea bekerja dengan arah yg sama.. bahkan rela berkorban dengan pakai produk dalam negeri yg mahal dan berkualitas jelek, artis2nya pada jadi “budak” entertainment (yg berujung pada tingginya angka suicide di sana). Well.. terlepas dari sisi negatif yg ada, yg dapat dijadikan pelajaran adalah sebuah VISI yg JELAS bisa menyatukan bangsa.

Sekarang… apa VISI Indonesia ?

Entahlah .. aku juga tidak jelas. Kalupun ada, sepertinya tidaklah tepat dikatakan sebagai visi. Visi harus besar dan inspiring. Harus mampu menggerakkan orang lain untuk bekerja sepenuh hati demi tercapainya visi itu. Contoh, nih… suka atau tidak, kita harus akui bahwa alm. Soeharto punya visi yg jelas ketika jadi presiden. Kalau tidak salah adalah Indonesia tinggal landas menuju perkenomian global pada tahun 1998 atau 2000, gitu… lupa deh tepatnya. It’s a great vision. Pelaksanaannya juga cukup oke… terlepas dari segala hal negatif yg muncul bersamanya. At least .. step2nya jelas, dan masyarakat pun cukup termotivasi untuk mewujudkan mimpi visi itu.

OK, now.. enough about the past… kita kembali lagi .. apa sih visi Indonesia saat ini ? Kalau memang belum ada… sebaiknya cepat2 dipikirkan, diputuskan, dan disebarkan… kalau tidak selamanya kita tidak akan maju. Bagaimana mungkin bisa maju, kalau tidak tau ke arah mana mau maju,