Taman Laut Bunaken
Jika sudah ke Manado, rasanya sayang banget kalau tidak ke Bunaken. Objek wisata yg namanya sudah mendunia ini menjanjikan pemandangan bawah laut yg luar biasa indah, terutama palung lautnya, sampai2 disebut Taman Laut. Taman Laut Bunaken ini masuk kedalam World Top 10 Best Dives Destination. Saking indahnya, banyak tangan2 usil yg kemudian merusaknya *sigh*

[pengalamanku itu …]

Advertisements

Buat sahabat2 muslim Cicitcuit: “SELAMAT IDUL FITRI!” Kalo Cicit ada salah2 kata yg tidak berkenan, mohon dimaafin, ya πŸ˜€

Assiknya kalo pas lebaran gini selain -tentu aja- kulinernya, adalah cerita2 mudik. Sayangnya aku nggak punya kampung nih, jadi kalo lebaran biasanya termasuk yg jaga kandang alias di Surabaya aja. Jadi aku tunguin cerita teman2 tentang mudik masing2, key?

Oya, nggak terasa, ini postingan Cicitcuit yg ke-100 lho. Hehehe… ketahuan kalo males nulis, masa udah 2 tahun lebih baru 100 postingan πŸ˜› Anyway, untuk ngerayain itu, aku mau kasih sedikit sovenir nih..

Cuma asbak dan jepit rambut, kok. Oleh2 dari Lombok kapan hari itu. Benernya mau aku gift-away pas postingan Lombok, tapi aku pikir mending sekalian untuk posting ke-100 aja hehe.Β  Sovenir ini untuk sahabat Cicitcuit yg kasih komen. Karena barangnya cuma 2, maka cuma untuk yg beruntung aja, ya πŸ™‚

Foto ini judulnya “Cahaya Surga” hahaha.. bagus, ya? No editing lho. Aku iseng2 aja ngambilnya. Pas itu lagi jalan2 di venue Simposium, Bukit Doa Mahawu. Bukit ini sebenarnya digunakan sebagai jalan salib, ritual umat Katolik yang napak tilas kisah sengsara Yesus dengan menelusuri 14 stasi sambil berdoa dan membaca bacaan injil.

[lebih dekat dengan Bukit Mahawu]

Di postingan lalu aku sempat nyinggung soal perjalananku ke Manado. Well, lebih tepatnya sih ke Tomohon. Manadonya cuma mampir aja buat beli oleh2 hehehe. Hanya berjarak 45-60 menit perjalanan, Tomohon dapat dibilang Batu-nya atau Puncak-nya Manado. Letaknya di bukit, dikelilingi oleh bukit2 pula. Nggak heran hawanya sueeeejuuuukkk dan cocok sekali untuk bercocok tanam tanaman hias. Bahkan Tomohon telah menggelar Tomohon International Flower Festival.

Tapi kunjunganku ke Tomohon tidak ada hubungannya dengan festival bunga itu. Ya iyalah… lha wong festival itu diadakan Juli sedangkan aku datangnya Agustus. Aku ke sana untuk berpartisipasi dalam acara international lain yaitu Tomohon International Choir Competition.

Read the rest of this entry »

SELAMAT ULTAH INDONESIAKU TERCINTA! muaaah… muaaah…

Maaf kalau terlambat… soalnya pas tgl 17 kemarin aku lagi di Tomohon, ada acara choir gitu. Nggak bawa laptop. Kalaupun bawa juga tetep nggak bisa posting… koneksi internet susah. Update FB aja cuma bisa di kamar penginepan :-S

Read the rest of this entry »

Kalau ada cukup banyak waktu di suatu tempat baru, aku selalu senang belajar sedikit tentang budaya tempat itu. Kali ini di Lombok, aku nyaris seharian belajar budaya Lombok, lebih tepatnya budaya suku Sasak. Oleh Pak Dahlan, berdasarkan instruksi dari pemilik travel yg adalah kenalan papa, kami dibawa Sasak Tour. Tour ini sebenarnya ke 3 tempat plus ke 2 pantai (Kutha dan Tanjung Aan). Tapi akan kutambahkan 1 tempat lagi, yaitu Puri Lingsar yg kami kunjungi di hari ketiga, karena aku merasa tempat ini cukup unik.

[Belajar apa aja?]

Pulau Lombok yg terhitung kecil jika dibandingkan Jawa, ternyata juga punya beberapa anak pulau yg mungil2. Hampir semua pulau2 kecil itu bernama Gili. Makanya aku sebut Gili Bersaudara atau The Gili Sisters hehehe bisa buat album rekaman tuh πŸ˜› Di Lombok barat yg terkenal adalah si kembar tiga Gili: Gili Air, Gili Meno, dan Gili Trawangan. Di Lombok timur dan selatanΒ  masih ada beberapa Gili lainnya, tapi aku juga tidak tahu persis nama2nya.

[Berkunjung ke 2 Gili]

Sebagai sebuah pulau, wajarlah jika komoditas terbesar Lombok adalah pantai. Bahkan selain bertani, pekerjaan utama penduduk Lombok adalah nelayan. Maka tak heran jika Lombok mengikuti jejak pulau tetangga, Bali, dengan mulai bersolek dan menjual keindahan pantainya.

Pantai di Lombok cenderung tenang, tapi dalam. Tidak seperti pantai di Bali yg surganya surfer, pantai Lombok lebih banyak dipakai untuk olah raga snorkling atau diving. Entahlah, mungkin ada juga pantai2 lain yg bisa digunakan surfer, tapi dari beberapa pantai yg sempat aku kunjungi, tak ada satupun orang yg bawa papan selancar.

[Pantai2 di Lombok]

Lombok. Beberapa tahun terakhir pulau yg berdampingan dengan Bali ini mulai naik daun, bahkan disebut-sebut sebagai alternatif tujuan wisata setelah Pulau Dewata. Minggu lalu, akhirnya aku dan keluargaku jadi juga liburan ke Lombok. Intinya maksa mode ON deh.. sengaja bela2in cuti 2 hari dan pake acara semi-ngerajuk ke ortu. Semi-ngerajuk, soalnya untuk liburan ke sana butuh duit yg nggak sedikit juga. Maklumlah, bawa sekeluarga (5 orang) plus ada batita pula… jadinya nggak bisa tidur ngemper (ala backpacker). Akhirnya disepakati bahwa biaya dibagi bersama: bokap tiket pesawat (yg harganya selangit gara2 keputusan H-2), aku kebagian biaya hotel, nyokap biaya makan, dan kakak biaya transport di sana.

Read the rest of this entry »

Sudah seminggu lebih cicitcuit iseng2 ganti tema.. Tadinya pake PressRow,

terus ganti ini nih.. namanya Wu Wei.. hmm.. jadi inget2 lagu mandarin.. Wu Suo Wei artinya kalo nggak salah terserah πŸ˜€

Hal yg aku suka adalah judul yg di samping itu .. keren bgt deh πŸ˜€ Font-nya juga lebih chic. Tapi beberapa hal juga yg masih ngeganjel hati, yaitu:

  • spasi baris kalimatnya yg suka berantakan gara2 icon smiley yg seakan2 superscript
  • warna orange untuk link-link-nya, yg tidak bisa aku ubah di css-nya gara2 ini wordpress gratisan *nasiiiiiiiiiib*
  • nggak ada side bar, adanya footer. Ketika aku taruh link teman2 di sana, jadinya… jelek 😦

Intinya sih masih nggak puas sama tema “terserah” ini. Mau cari2 tema yg lebih asik. Ada ide, teman2 ? Ato… apa balik kucing ke PressRow aja ya ?? hihihi πŸ˜›